Home | Agenda | Iklan | Kontak Kami  | Polling | Redaksi | WI Lovers | Arsip Edisi 952 / 10 - 16 Maret / 2008
Berita Aktual
Bintang Anda
Kisah Sejati
Konsultasi
Ibu Anak
Menu Pintar
Sehat
 Ibu & Anak
  Oleh: Ruhana Dewi S
 

CARA MUDAH MEMANJAKAN DIRI

Sedang hamil dan perlu lebih memanjakan diri?

Anda memang membutuhkannya. Banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk membuat Anda merasa dan tampak jauh lebih baik.

1.       Belanja Baju Hamil. Minta suami atau sahabat untuk menemani Anda berbelanja. Anda tidak perlu terlalu banyak menghabiskan uang untuk berbelanja, yang penting nikmati saja kesempatan Anda pergi berbelanja dengan orang-orang yang Anda sayangi. Selain menggembirakan, apa yang Anda lakukan juga dapat semakin meningkatkan penampilan Anda.

2.       Belanja Keperluan Bayi. Memilih baju, perlengkapan tidur, mainan dan segala macam perlengkapan bayi pasti sangat menyenangkan. Kehadiran bayi di tengah keluarga Anda bisa semakin mendekatkan hubungan Anda dengannya.

3.       Nikmati Hari. Sekali dalam seminggu, sisihkan satu hari untuk memanjakan dan merawat diri di salon. Meskipun sedang hamil, Anda tetap perlu tampak cantik, bukan?

4.    Akrab dengan Suami. Persiapkan kesempatan khusus bersama suami, atau setidak-tidaknya tetaplah rajin menyentuh suami. Jika dokter mengijinkan, Anda tetap bisa melakukan hubungan seksual dengannya, atau hanya sekadar melakukan berbagai macam aktifitas yang menggembirakan bersama-sama.

5.       Cukup Istirahat. Usahakan untuk beristirahat sesering mungkin, sesuai kebutuhan. Beristirahat merupakan salah satu kebutuhan yang diperlukan oleh ibu hamil. Jadi, jika telah selesai melakukan salah satu tugas rumah tangga, usahakan untuk beristirahat sejenak, sebelum Anda mulai mengerjakan yang lainnya. Semakin banyak Anda beristirahat, Anda akan merasa semakin bersemangat dan lebih mudah menyelesaikan tugas-tugas Anda.

6.      Berjalan-jalan. Banyak yang beranggapan jika mereka tidak bisa lagi melakukan apa-apa setelah hamil. Pendapat tersebut tidak sepenuhnya benar. Anda juga perlu berdandan cantik dan kemudian pergi berjalan-jalan. Selain berbelanja, apa lagi yang bisa Anda lakukan? Banyak! Anda bisa saja pergi menonton, makan, mengambil kursus tertentu, atau apa saja yang sesuai dengan apa yang Anda inginkan.

7.      Satu Dalam Sehari. Karena Anda sedang hamil, Anda berhak lebih memanjakan diri. Jadi, minta kepada orang lain untuk membantu Anda melakukan tugas-tugas Anda, tapi agar Anda tidak merasa bosan, lakukan saja satu tugas rumah tangga setiap hari.

8.     Ikuti Kelas Prenatal. Di kelas tersebut Anda bisa mempelajari berbagai macam trik untuk mempersiapkan Anda dalam menghadapi proses kelahiran.

POSISI MANA YANG ANDA SUKAI?

Pilih posisi yang Anda sukai, dan minta pendapat dokter mengenai pilihan Anda.

Salah satu pilihan yang perlu Anda ambil dalam mempersiapkan diri menyambut kelahiran buah hati adalah memilih posisi yang paling tepat diterapkan saat melahirkan.

·         Duduk

Duduk merupakan salah satu pilihan posisi melahirkan yang cukup menyenangkan. Keuntungannya, ibu yang melahirkan dan orang yang membantu dalam proses kelahiran bisa sama-sama merasa lebih nyaman dan mudah melakukan tugas masing-masing. Dngan mengambil posisi duduk, ibu dapat lebih mudah mengontrol posisi saat melakukan gerakan mendorong.

Posisi ini bisa dilakukan dengan tempat tidur khusus untuk melahirkan. Kekurangannya hanya jika tulang ekor ibu terlalu panjang, maka ibu akan merasa kurang nyaman dan tidak bisa bergerak dengan bebas.

·         Berbaring miring.

Posisi ini cukup digemari karena nyaman. Ibu hanya perlu memilih untuk memiringkan tubuh ke arah kiri atau kanan, dan bisa dilakukan secara bergantian dalam beberapa jam. Saat melahirkan, calon ayah perlu menopang punggung ibu, dan bisa dilakukan sembari memijat punggung ibu.

Selama proses melahirkan, ibu perlu mengangkat salah satu siku dan kaki, dengan lutut sedikit ditekuk. Saat mendorong, sesekali Anda bisa membebaskan kaki dan siku, sembari menunggu kontraksi berikutnya dan kembali ke posisi semula.

Posisi melahirkan yang seperti ini sesuai untuk ibu dengan masalah pada bagian punggung, atau merasa nyeri di bagian punggung saat mengalami kontraksi. Dengan posisi ini, ibu membutuhkan tenaga lebih untuk mendorong agar anak lebih cepat keluar.

·         Bertumpu Pada Tangan dan Lutut.

Terkadang ada ibu yang secara tiba-tiba mengambil posisi ini di luar rencana saat melahirkan, hanya karena merasa posisi ini merupakan posisi melahirkan yang paling nyaman baginya. Posisi ini memang memungkinkan ibu untuk lebih aktif mendorong bayi keluar.

Setelah mengambil posisi ini, ibu akan membutuhkan bantuan saat ingin beristirahat. Meskipun dapat mengurangi risiko nyeri punggung, tapi posisi ini juga meningkatkan kemungkinan bayi menjadi sungsang.

·         Berjongkok.

Posisi ini memungkinkan otot pelvis terbuka penuh, sehingga mempermudah ibu saat mendorong bayi keluar. Meskipun demikian, tidak semua ibu bisa menerapkan posisi ini dengan mudah.

Untuk mempermudah, ibu bisa didampingi oleh satu atau dua orang yang dapat menopang di samping, sementara ibu mendorong bayi keluar. Posisi ini juga bisa diterapkan dengan menggunakan kursi khusus, seperti toilet, tapi berlubang pada bagian bawahnya.

·         Berbaring Terlentang dengan Kaki Diangkat.

Posisi yang cukup umum, karena disukai oleh para dokter. Posisi ini memberikan kontrol dan pandangan penuh kepada dokter.

Meskipun demikian ibu mungkin agak sulit bergerak dengan bebas, sementara tekanan yang ditimbulkan oleh bayi terhadap tulang punggung dan ekor mungkin membuat ibu merasa kurang nyaman.

 

< Muka


WI Edisi 953

Beredar:
Kamis, 13 Maret 2008


 

 

cermin
keluarga
puanmetro
wisata

Tabloid Wanita Indonesia
Jl. Tebet Barat Raya No. 52 Jakarta Selatan 12810
Telp. 021-8308737 (hunting) Fax. 021-8293148
email:
redaksi@tabloid-wanita-indonesia.com