![]() |
| Home | Agenda | Iklan | Kontak Kami | Polling | Redaksi | WI Lovers | Arsip | Edisi 952 / 10 - 16 Maret / 2008 |
|
|
POSISI MANA YANG ANDA SUKAI?Pilih posisi yang Anda sukai, dan minta pendapat dokter mengenai pilihan Anda. Salah satu pilihan yang perlu Anda ambil dalam mempersiapkan diri menyambut kelahiran buah hati adalah memilih posisi yang paling tepat diterapkan saat melahirkan. · Duduk Duduk merupakan salah satu pilihan posisi melahirkan yang cukup menyenangkan. Keuntungannya, ibu yang melahirkan dan orang yang membantu dalam proses kelahiran bisa sama-sama merasa lebih nyaman dan mudah melakukan tugas masing-masing. Dngan mengambil posisi duduk, ibu dapat lebih mudah mengontrol posisi saat melakukan gerakan mendorong. Posisi ini bisa dilakukan dengan tempat tidur khusus untuk melahirkan. Kekurangannya hanya jika tulang ekor ibu terlalu panjang, maka ibu akan merasa kurang nyaman dan tidak bisa bergerak dengan bebas. · Berbaring miring. Posisi ini cukup digemari karena nyaman. Ibu hanya perlu memilih untuk memiringkan tubuh ke arah kiri atau kanan, dan bisa dilakukan secara bergantian dalam beberapa jam. Saat melahirkan, calon ayah perlu menopang punggung ibu, dan bisa dilakukan sembari memijat punggung ibu. Selama proses melahirkan, ibu perlu mengangkat salah satu siku dan kaki, dengan lutut sedikit ditekuk. Saat mendorong, sesekali Anda bisa membebaskan kaki dan siku, sembari menunggu kontraksi berikutnya dan kembali ke posisi semula. Posisi melahirkan yang seperti ini sesuai untuk ibu dengan masalah pada bagian punggung, atau merasa nyeri di bagian punggung saat mengalami kontraksi. Dengan posisi ini, ibu membutuhkan tenaga lebih untuk mendorong agar anak lebih cepat keluar. · Bertumpu Pada Tangan dan Lutut. Terkadang ada ibu yang secara tiba-tiba mengambil posisi ini di luar rencana saat melahirkan, hanya karena merasa posisi ini merupakan posisi melahirkan yang paling nyaman baginya. Posisi ini memang memungkinkan ibu untuk lebih aktif mendorong bayi keluar. Setelah mengambil posisi ini, ibu akan membutuhkan bantuan saat ingin beristirahat. Meskipun dapat mengurangi risiko nyeri punggung, tapi posisi ini juga meningkatkan kemungkinan bayi menjadi sungsang. · Berjongkok. Posisi ini memungkinkan otot pelvis terbuka penuh, sehingga mempermudah ibu saat mendorong bayi keluar. Meskipun demikian, tidak semua ibu bisa menerapkan posisi ini dengan mudah. Untuk mempermudah, ibu bisa didampingi oleh satu atau dua orang yang dapat menopang di samping, sementara ibu mendorong bayi keluar. Posisi ini juga bisa diterapkan dengan menggunakan kursi khusus, seperti toilet, tapi berlubang pada bagian bawahnya. · Berbaring Terlentang dengan Kaki Diangkat. Posisi yang cukup umum, karena disukai oleh para dokter. Posisi ini memberikan kontrol dan pandangan penuh kepada dokter. Meskipun demikian ibu mungkin agak sulit bergerak dengan bebas, sementara tekanan yang ditimbulkan oleh bayi terhadap tulang punggung dan ekor mungkin membuat ibu merasa kurang nyaman.
|
|
|
|
|
|
Tabloid Wanita Indonesia Jl. Tebet Barat Raya No. 52 Jakarta Selatan 12810 Telp. 021-8308737 (hunting) Fax. 021-8293148 email: redaksi@tabloid-wanita-indonesia.com |